Minggu, 23 Juni 2013

karena memang harus begitu adanya


dear @aku jujur ... kalo udah gitu ya mau gimana lagi.
jatuh cinta itu emang gak segampang yang mereka bayangin buat mereka yang gak pernah bener bener jatuh cinta :)
menyayangimu dari tempat, jarak dan waktu yang tidak kau ketahui dan tidak akan pernah kau ketahui..
karena memang harus begitu adanya

Kamis, 20 Juni 2013

kamu memang berbeda "Mungkin"



Hari ini kamu begitu berbeda, entah perubahan apa yang sudah terjadi padamu. Yang pasti aku tidak tahu, yang kulihat dan ku tahu pagi ini kamu begitu berbeda. Sehingga membuatku berpikir sejenak dan terdiam dalam lamunan pendekku.

Ya hanya itu
Kamu berbeda..

Seolah hatiku tersentak dan terkesima dengan pesona dan senyuman yang kau lemparkan pagi ini. aku juga kurang yakin apakah yang kulihat itu sebuah senyuman atau hanya imajinasiku belaka. Aku tidak terlalu peduli dan terlalu memikirkan itu. Bagiku hari ini kamu berbeda.
Apa mungkin itu efek libur empat hari kemarin? saya juga tidak paham.
Atau mungkin itu efek yang dinamakan dengan rindu ?
dan atau mungkin karena rasaku yang sudah begitu dalam aku berikan kepadamu?
Tak ada alasan yang pasti dan jelas dan mungkin juga semua itu tidak pernah ada alasannya. Sehingga sulit bagiku menjelaskannya, karena dimataku, apapun itu dan bagaimanapun bentuknya kamu tetap indah dan mengangumkan.
Ya...
Mungkin kamu memang berbeda 


nda :)

jatuh cinta itu aneh

orang yang jatuh cinta itu kadang egois...
coba perhatikan !!!
Jelas-jelas tidak ada yang nyuruh dia jatuh cinta ke seseorang. Seseorang itu juga tidak dibayar, siapanya dia saja belum jelas, tidak dapat manfaat..

Tapi...

bisa-bisanya orang yang jatuh cinta itu ngotot ingin seseorang itu mencintai dia juga.
belum lagi ngotot ingin bilang, ingin tahu apa perasaan seseorang itu?
iya enak kalo diungkapin,,itu nggak diungkapin sama sekali, tapi nuntut ingin tahu perasaan seseorang itu juga.bagaimana bisa?

nah, pas sudah ditolak, ngaku patah hati, galau semesta alam.
Lah,,kan nggak ada yang nyuruh jatuh cinta?

Jumat, 07 Juni 2013

jalan kita berbeda


Kita tidak lagi dijalan yang sama. Kamu dan aku telah melalui jalan yang berbeda. Awalnya aku yakin aku akan selalu berada dijalan yang sama dengan kamu. Di jalan dimana aku dan kamu berjalan berdua , walaupun jalan itu tak selalu mudah untuk dilewati. Aku tau akan ada selalu kerikil-kerikil kecil dijalan itu. Namun, aku juga menemukan pemandangan yang indah dijlan itu. Aku dan kamu pun sama-sama tau terkadang mendung bahkan hujan pun menemani perjalanan kita dijalan itu. Tapi pasti kita akan selalu menemukan pelangi setelah hujan itu. Dan yang membuat jalan ini semakin indah untuk dilalui adalah adanya kamu dijalan itu. Walaupun aku dan kamu tak selalu berjalan berdampingan dijalan itu, kadang kamu berjalan lebih cepat dari aku tapi aku selalu bisa menyusul mu dan berusaha berjalan berdampingan dengan kamu. Kadang aku yang berjalan lebih lambat namun kamu sengaja memperlambat langkahmu agar aku bisa berdampingan denganmu.
 
Tapi dipersimpangan itu, kamu meminta ku untuk berbelok. Meminta ku mengambil jalan lain, jalan dimana tidak ada kamu disana. Sejujurnya aku tidak mau mengambil jalan itu, aku tidak mau berpisah dari kamu. Namun apa dayaku. Kamu memintaku dengan tegas dan melarang aku melintasi jalan  dimana kamu berpijak. Sebenarnya jalan yang kamu pilihkan untukku merupkan jalan yang lebih indah dari jalan yang kita lalui dulu. Di jalan ini mulus jarang ditemukannya kerikil, jalan ini juga selalu disinari mentari yang indah jarang terlihat mendung. Namun, aku tak menemukan kebahagiaan yang dulu aku rasakan. Sekarang aku merasa hampa berjalan disini tanpa kamu.

Sekarang aku dan kamu berada di dua jalan yang berbeda.  Aku masih bisa melihatmu bahkan mendengar suara renyah tawamu. Tapi aku tak bisa lagi berbicara denganmu, menatapmu, apalagi untuk meminta sedikit  semangat di tengah-tengah kelelahanku. Jujur aku selalu merasa ada harapan untuk berjalan berdampingan lagi dengan kamu. Aku selalu mencari persimpangan lain agar aku bisa melewati jalan itu, agar aku bisa berjalan disampingmu. Namun, persimpangan itu sulit aku temukan. Atau hanya aku yang tak melihat persimpangan itu. 

by:mutiara rifta

sepi [kosong]

berawal dari kesalahan, belajar untuk memperbaiki, berusaha menjalani sepenuh hati. 
Diamku ketika aku menyadari bahwa semua ini takdirku.
 

aku. . . .sepi. . . .
 

ditengah opini orang mengangp ku ramai, senyumku terkadang hanya hiasan bibir. 
Saat apa yang ku rasa tak dapat ku ungkapkan..
aku lebih senang berjalan dalam hujan, karena hujan membuat air mataku tak terlihat meski aku menangis. .

Malaikat tanpa sayap



Semua terasa biasa awalnya..
Pertemuan kita berlalu tanpa kesan dan perkenalan..
Waktu..
Mungkin kita harus bertrima kasih pd waktu..
Karna waktu lah yg membuat kita saling mengenal, bertegur sapa dan saling memahami..
Kita tertawa, meluapkan amarah, dan bebagi kisah sedih bersama agar perasaan kita lebih baik..
“mungkin kita punya banyak persamaan..” itu jwbmu saat aku bertanya “mengapa kita bisa saling memahami?”
Hmm.. Mungkin itu jwban yg benar..
Tapi.. Bagiku kau adalah Malaikat Tanpa Sayap yg Tuhan berikan padaku..
Meski terkadang kau membuatku marah, kesal dan bingung dgn perubahan sikapmu yg tiba-tiba..
Tapi kau adalah alasan dari banyak senyum yg terlukis diwajahku..
Aku tak tau apa arti diriku dihidupmu..
Tapi bagiku.. Kau adalah sumur yg menyimpan banyak alasan agar aku tersenyum..
Bertemu denganmu adalah Anugrah Terindah..
Terima Kasih karna kau ada didunia ini dan membuat semua Lebih Indah..

_vino & mura_

Dewi Lestari - Malaikat Juga Tahu

Lelahmu jadi lelahku juga
Bahagiamu bahagiaku juga
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati

Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri

Meski seringkali kau malah asyik sendiri
Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya

Hampamu tak kan hilang semalam
Oleh pacar impian
Tetapi kesempatan untukku yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji
Kupercaya diri
Cintaku yang sejati

Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya

Kau selalu meminta terus kutemani
Engkau selalu bercanda andai wajahku diganti
Relakan ku pergi
Karna tak sanggup sendiri

Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu Aku kan jadi juaranya

Jumat, 31 Mei 2013

just my opinion



Pacaran itu bukan soal males atau nggak males nya. Tapi soal memilih dan dipilih, memiliki dan dimiliki. Jomblo itu bukan sebuah kutukan atau takdir. Tapi soal menunggu dan ditunggu apa yang seharusnya yang kita butuhkan akan datang nanti jika waktunya sudah tepat. Jomblo itu sebenarnya hanya memberikan kita sedikit waktu untuk belajar arti keikhlasan dari menuggu, sendiri dan memanfaatkan waktu dengan lebih baik lagi. 

Sambil menunggu bukankah kita seharusnya membenahi diri lagi untuk menjadi pribadi yang lebih lagi. Agar kita di beri kepantasan untuk mendapatkan partner yang lebih baik juga kan seperti yang kita butuhkan. Yang bisa membuat kita nyaman dalam kondisi apapun, yang ikhlas memberikan waktunya untuk kita yang mungkin nanti belum tentu menjadi tujuan akhirnya kelak, yang selalu setia tapi tidak memaksa mu untuk setia,  yang setia menemani hari-hari panjang yang engkau lalui, yang setia menghiburmu, mengajarimu tentang segala hal yang ia ketahui dan yang belum kamu ketahui, yang setia mendengarkan ceritamu setiap harinya meskipun disela-sela kesibukannya, yang selalu setia tersenyum dihadapanmu tanpa memberikan kamu beban apa yang menjadi bebannya, yang setia ada setiap waktu saat kamu membutuhkan nya. Bukankah pasangaan seperti itu yang selalu di idam-idamkan oleh seseorang terhadap seseorang? Jawabannya adalah iya. Ya yang seperti itu.

Maka dari itu kamu harus menjadi seseorang yang selalu mengagumkan di hadapannya agar ia pun merasa nyaman terhadapmu dan kamu pantas untuk dia yang baik itu.

Janganlah kamu digalaukan oleh kesendirianmu yang belum berujung juga pada sebuah kebersamaan. Bukankah dalam kesendirian kamu diberikan kebebasan yang lebih. Kebebasan untuk menikmati fajar dan senja dengan lebih indah lagi, menikmati rintik hujan yang membasahi tanah yang kering, hingga kebebasan waktumu untuk melakukan sesuatu yang bisa mebuatmu lebih maju dalam berpikir kreatif dan inovatif. Kebebasan bisa tertawa bersama teman-temanmu tanpa beban dan kebebasan menikamati sejenak kehidupan mu yang indah itu.

Ikhlaslah dalam penantianmu itu jika kau menginginkan yang terbaik jangan sampai ketika cinta itu datang kamu tak sepenuhnya bisa menerima.  Belajarlah untuk mengenal cinta bukan dari mata, belajarlah untuk mengenal cinta dari jiwa, belajarlah  untuk mengenal cinta dari ketulusannya, dan belajarlah, bagaimana hati ini dapat memilihnya..

Dan janganlah juga kamu mencintai dalam diam karena itu akan lebih sangat menyakitkan ketika segala sesuatu yang kita lihat tidak seharusnya dilihat muncul di hadapan kita. Terkadang ditengah opini orang menganggap kamu ramai, senyummu terkadang hanya hiasan bibir. saat apa yg kita rasa tak dapat diungkapkan..

Kau tau apa arti kesendirian dan kesepian?
adalah tentang bagaimana menanti rasa yang kembali yang tak pernah mengerti.
adalah memandang diri dari gumpalan asap yang mengepul dalam secangkir kopi yang dingin, lupa dan tak tersentuh
adalah saat bagaimana nyata-nyata tumpukan catatan yang menghasilkan ruang candu dan cemburu
adalah berimajinasi tentang mimpi dan harapan sosok semu
adalah terkuncinya hati pada ketakutan tentang cinta yang jatuh dan jatuh cinta
adalah lupa bahwa sakit yang tak kunjung sembuh berawal dari organ bernama hati
adalah seribu bisu yang dibiarkan bisu,
adalah menjalani hari per hari, mencatat halaman perhalaman, sebelum aku mengenalmu
nda :)

Rabu, 29 Mei 2013

rectoverso

“Aku jatuh cinta pada seseorang yang hanya mampu aku gapai sebatas punggungnya saja. Seseorang yang aku sanggup menikmati bayangannya dan tidak akan pernah bisa aku miliki, seseorang yang hadir bagai bintang jatuh, sekelebat kemudian menghilang, sebelum tangan ini sanggup mengejar, seseorang yang hanya bisa aku kirimi isyarat, sehalus udara, langit awan atau hujan.”

-dewi lestari

Sabtu, 11 Mei 2013

Begitu Nyata


Tak tahu apa yang terjadi, Jantungku berdetak kencang…
Sangat kencang….Sekencang aliran darahku
Tak tahu sebab yang terjadi, tiap langkah kakiku…Terlintas bayang dirimu…
Tak tahu apa yang kurasa, Hati ini terus bertanya – tanya..
Benarkah rasa itu memang ada ?

 

Kini...
Mungkin aku menyukai nya atau hanya mengaguminya bahkan atau mungkin sampai mencintainya
Tapi aku tak ingin mencintainya..

Aku takut….
Aku takut……
Aku takut  jika harus mencintainya…


Dan aku dan kamu
Ku tak mampu mendekap mu, Ku tak bisa menggapai mu
Dan aku dan kamu
Kamu tak bisa miliki aku begitupun aku demikian..
Kamu tak mengerti aku , begitupun aku demikian..


Dirimu datang disaat perbedaan mulai terasa melengkap, membuat keadaan semakin berbeda dari senyum menjadi ratap. Aku sedih...
Kebahagiaan yang terasa sudah sangat mendekat kini menjadi sebuah pertanyaan yang kini tiada ku temukan jawabannya.


Terkesima di dalam batinku saat ku tau aku suka denganmu, tapi saat ku temukan indah, semua itu hanyalah harapan semu. Saat itu aku menyadari bahwa yang ku rasa bukanlah bahagia tapi berbeda.
Berbeda itu ku suka kamu, tapi kau hancurkan semua itu..

Cemburu itu biasa, tapi denganmu itu luar biasa
Aku benci, tapi aku suka. Dirimu yang datang hadirkan sejuta makna
Tapi aku sedih, tapi aku luka


Memikirkan semua yang menjadi serangkai kata
“aku suka kamu, tapi ..........???”


nda :)
 

nda | Creative Commons Attribution- Noncommercial License | Dandy Dandilion Designed by Simply Fabulous Blogger Templates