Senin, 07 Januari 2013

Aku dan Tulisanku

Adakah orang akan bertanya akan aku ketika aku
tak pernah menulis satu kata?
 
Adakah orang akan mencari namaku ketika aku
tak pernah meninggalkan kesan?
 
tulisanku adalah diriku, diriku mustahil adalah tulisanku
jari-jariku bekerja dengan otakku
 
tapi tidak dengan diriku
diriku adalah kumpulan prilaku potensi dosa
diriku adalah susunan tulang daging darah
diriku bukan milikku, lingkunganku telah mengklaimnya
 
Adakah orang pernah menerima aku berbeda dengan tulisanku?
Berjayalah kalimat-kalimat yang kutulis
sebab mereka mendapat teman dan musuh yang menghormati
ingin aku memasukkan diriku ke dalam tulisanku
harap aku bisa mendapat sapaan hormat yang sama
 
Tulisanku adalah produksi otakku yang bersahaja
tak dapat bercengkrama dengan prilakuku yang
diproduksi oleh niatku yang subjektif
 
tulisanku memberi tahu tentang aku ke dunia
sementara aku tak pernah berbuat yang sama
kepada tulisanku....


Sabtu, 05 Januari 2013

Budi Doremi-Menjadi Lelaki

Budi Doremi - Satu Hari Yang Cerah ( Official Video Klip )

Budi Doremi - Asmara Nusantara

Selasa, 01 Januari 2013

Pergerakan Mata Menyatakan Pikiran Pembaca Melayang


Bukan hanya anda, semua orang tak selalu konsentrasi ketika membaca. Dalam sebuah penelitian baru yang diterbitkan di jurnal Asosiasi Ilmu Psikologi, para peneliti merekam pergerakan mata selama membaca dan menemukan bahwa mata tetap bergerak ketika pikiran melayang, tapi mata tidak bergerak dengan cara yang sama ketika anda memperhatikan.

Membaca

Seorang ilmuwan psikologi di Universitas Pittsburgh, Erik Reichle tertarik dengan bagaimana otak mengontrol pergerakan mata. "Tujuannya ialah untuk memahami bagaimana hal-hal seperti pemahaman kata dan perhatian visual mengontrol pergerakan mata," katanya.

Kebanyakan orang yang mempelajari membaca berpendapat bahwa mata mengambil sampel informasi pada halaman dan pikiran yang membaca pada dasarnya mengambil apa yang diberikan tanpa memberikan petunjuk kembali ke mata.

Reichle menduga bahwa itu salah, dan berpendapat bahwa mengobservasi pembacaan tanpa berpikir akan menjadi sesuatu yang menarik untuk memberikan pencerahan apa yang terjadi ketika pikiran sibuk. Dia melakukan penelitian tersebut bersama Andrew E. Reineberg dari Universitas Pittsburgh dan Jonathan W. Schooler dari Universitas California, Santa Barbara.

Empat mahasiswa prasarjana di Universitas Pittsburgh menjadi sukarelawan untuk proyek itu. Tiap-tiap orang datang ke lab untuk sesi membaca 12 atau lebih pembacaan selama satu jam tentang Sense dan Sensibility karya Jane Austen, bacaan itu dipilih karna itu "cukup mudah tapi agak membosankan," kata Reichle. "Kami mulai dengan The Trial karangan Kafka, tapi orang-orang menganggapnya terlalu menyita perhatian." Saat para mahasiswa membaca buku di layar, komputer melacak pergerakan mata mereka. Mereka diminta untuk menekan tombol yang ditandai dengan huruf "Z" ketika mereka tahu bahwa mereka tidak lagi fokus membaca." Komputer juga menanyakan setiap beberapa menit apakah mereka memperhatikan atau kehilangan fokus.

Mata melakukan hal berbeda ketika seseorang memperhatikan daripada pikirannya melayang. Dalam pembacaan normal, mata memperhatikan satu kata, kemudian dengan cepat pindah ke kata lain. Mata lebih banyak meluangkan waktu pada kata-kata yang kurang umum. Akan tetapi, ketika pikiran seseorang melayang, mata tidak mengikuti pola-pola ini. Mata juga memperhatikan lebih lama pada setiap kata.

"Hal tersebut hampir mirip mata yang secara mekanis lambat," kata Reichle. Hal ini menunjukkan bahwa pendapat umum di bidangnya merupakan kesalahan, malahan, ketika orang membaca, pergerakan matanya sangat terhubung dengan pemrosesan bahasa yang berjalan di otak.


dikutip dari : sainspop

writer Favorit in the world

Raditya Dika


Kumpulan Kata-Kata Raditya Dika
Raditya Dika
- Raditya Dika, siapa yang tidak mengenal laki laki ini yang biasa akrab dipanggil Radith, adalah seorang penulis asal Indonesia. Di Indonesia, Raditya Dika dikenal sebagai penulis buku-buku jenaka. Dia adalah salah seorang Stand Up komedian yang hingga kini melejit namanya. 


beberapa Kumpulan Kata-Kata Raditya Dika yang di kutip dari twitternya @radityadika

~Karena kita seperti belalang, tahu bahwa untuk mencintai seseorang, butuh keberanian.
~Apa yang salah dari orang yang terlalu dalam sayang sama orang lain?
~Orang yang jatuh cinta diam-diam memenuhi catatannya dengan perasaan hati yang tidak tersampaikan.
~Tidak ada yang bisa menghilangkan rasa selai kacang seperti cinta yang tak terbalas.
~Jika cinta bisa membuat tahi jadi rasa cokelat, cinta yang tak terbalas bisa membuat cokelat jadi rasa tahi
~Cinta mungkin buta, tapi kadang, untuk bisa melihatnya dengan lebih jelas, kita hanya butuh kacamata yg pas
“kita bakalan kayak gini terus”. Janji yang terkadang gak bisa ditepati
~Belalang sembah jantan berani mati demi cinta.
~Ferret. “Mereka mati gara-gara jomblo”
(Ferret betina itu jika tidak kimpoi pada musim kimpoi, mereka akan kelebihan hormon yg dapat menyebabkan mereka mati)
~Burung lovebirds, burung ini setia sama satu pasangan selama hidupnya
(Burung ini cuma menikah satu kali, jika salah satu pasangan mereka mati, maka yang lain akan setres terus tidak lama bakal nyusul mati juga)
~Pacaran pada dasarnya punya risiko: ngambek, marah, dan akhirnya diselingkuhi, dan patah hati.
Seperti marmut yang tidak tahu kapan harus berhenti berlari di roda yg berputar.

kepada kamu

Dengan penuh kebencian

Aku benci jatuh cinta
Aku benci merasa senang bertemu lagi dengan kamu,
tersenyum malu-malu, dan menebak-nebak
selalu menebak-nebak
Aku benci deg-degan menunggu kamu online . 
Dan di saat kamu muncul, 
aku akan tiduran tengkurap, 
bantal di bawah dagu, 
lalu berpikir, 
tersenyum, dan berusaha mencari kalimat-kalimat lucu agar kamu, 
di seberang sana, 
bisa tertawa. 
Karena, kata orang, 
cara mudah membuat orang suka denganmu adalah dengan membuatnya tertawa. 
Mudah-mudahan itu benar.
Aku benci terkejut melihat SMS kamu nongol di inbox-ku dan aku benci kenapa aku harus memakan waktu begitu lama untuk membalasnya, 
menghapusnya, 
memikirkan kata demi kata. 
Aku benci ketika jatuh cinta, 
semua detail yang aku ucapkan, 
katakan, 
kirimkan, 
tuliskan ke kamu menjadi penting, 
seolah-olah harus tanpa cacat, 
atau aku bisa jadi kehilangan kamu. 
Aku benci harus berada dalam posisi seperti itu. 
Tapi, aku tidak bisa menawar, ya?
Aku benci harus menerjemahkan isyarat-isyarat kamu itu. 
Apakah pertanyaan kamu itu sekadar pancingan atau retorika atau pertanyaan biasa yang aku salah artikan dengan penuh percaya diri? 
Apakah kepalamu yang kamu senderkan di bahuku kemarin hanya gesture biasa, 
atau ada maksud lain, 
atau aku yang-sekali lagi-salah mengartikan dengan penuh percaya diri?
Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu yang bergerak dari dalam dada, 
menjalar ke sekujur tubuh, 
dan aku merasa pasrah, 
gelisah. 
Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman, 
tanpa harus tidur. 
Cukup begini saja.
Aku benci ketika kamu menempelkan kepalamu ke sisi kepalaku, 
saat kamu mencoba untuk melihat sesuatu di handycam yang sedang aku pegang. 
Oh, aku benci kenapa ketika kepala kita bersentuhan, 
aku tidak bernapas, 
aku merasa canggung, 
aku ingin berlari jauh. 
Aku benci aku harus sadar atas semua kecanggungan ituâ
tapi tidak bisa melakukan apa-apa.
Aku benci ketika logika aku bersuara dan mengingatkan, 
Hey! Ini hanya ketertarikan fisik semata, pada akhirnya kamu akan tahu, kalian berdua tidak punya anything in common,
harus dimentahkan oleh hati yang berkata, 
Jangan hiraukan logikamu.
Aku benci harus mencari-cari kesalahan kecil yang ada di dalam diri kamu. 
Kesalahan yang secara desperate aku cari dengan paksa karena aku benci untuk tahu bahwa kamu bisa saja sempurna, 
kamu bisa saja tanpa cela, dan aku, 
bisa saja benar-benar jatuh hati kepadamu.
Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu. 
Demi Tuhan, aku benci jatuh cinta kepada kamu. 
Karena, di dalam perasaan menggebu-gebu ini; 
di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan
aku takut sendirian


- Gue gak pernah ngerti sama diri gue sendiri kenapa terkadang sebuah hal yang (kayaknya) kecil bisa begitu jadi besar buat gue. Bisa ngebuat gue kecewa, dan gue gak pernah ngerti kenapa kekecewaan ini bisa berubah seperti kanker yang menyebar dan menggerogoti perasaan gue sendiri… lama-lama ngebunuh dari dalam… dan mati. Gue gak pernah mengerti bagaimana harus mensiasati ini. Gue gak pernah ngerti kenapa buat gue, what has done yah done.. the damage has been done, and nothing we can do about it. There is absolutely nothing we can do about it. Kenapa? Kenapa gue gak bisa membuat semua ini seolah gak nampak, dan jalan terus. Kenapa? Kenapa? Kenapa gue harus membuat semua hal sempurna?



- Kalau yang namanya kesempurnaan itu gak ada, dan kita terus mengejar kesempurnaan, apa gue berarti mengejar sesuatu yang tidak ada? Dan kalau yang namanya memaafkan itu berarti melupakan, bagaimana cara melupakan sesuatu yang telah kita maafkan? Bahkan jika hal tersebut tidak seharusnya terjadi?



- Bagaimana kita tahu apa yang pilih itu “benar”? Bagaimana kita tahu apakah kita akan bahagia dengan pilihan kita. Aksi kita. Konsekuensi kita. Relativisme dalam contoh yang paling sempurna. Filsafat katanya bisa membantu kita memecahkan permasalahan-permasalahan dalam hidup, tapi yang ada justru pertanyaan satu mengikuti pertanyaan lain

Green Day - 21 Guns

Do you know what’s worth fighting for
When it’s not worth dying for?
Does it take your breath away
And you feel yourself suffocating?
Does the pain weigh out the pride?
And you look for a place to hide?
Did someone break your heart inside?
You’re in ruins.
One, 21 guns
Lay down your arms
Give up the fight
One, 21 guns
Throw up your arms into the sky,
You and I
When you’re at the end of the road
And you lost all sense of control
And your thoughts have taken their toll
When your mind breaks the spirit of your soul
Your faith walks on broken glass
And the hangover doesn’t pass
Nothing’s ever built to last
You’re in ruins.
One, 21 guns
Lay down your arms
Give up the fight
One, 21 guns
Throw up your arms into the sky,
You and I
Did you try to live on your own
When you burned down the house and home?
Did you stand too close to the fire?
Like a liar looking for forgiveness from a stone
When it’s time to live and let die
And you can’t get another try
Something inside this heart has died
You’re in ruins.
One, 21 guns
Lay down your arms
Give up the fight
One, 21 guns
Throw up your arms into the sky (x2)
You and I.

Senin, 31 Desember 2012

New Beginnings

Tahun baru 2013 akan segera tiba. Tahun 2012 pun segera berakhir dan tentunya meninggalkan banyak kisah kehidupan yang berbeda-beda bagi setiap orang. Sebagian orang sibuk memikirkan serta merencanakan sebuah acara untuk menyambut tahun baru. Ada yang telah menetapkan agenda dan jadwal yang akan di lakukan untuk menyambut tahun baru 2013. Ada yang merencanakan untuk berlibur ke suatu tempat bersama keluarga dan orang-orang terkasih, membeli baju baru beserta aksesories, saling bertukar hadiah, mengadakan sebuah pesta kecil, berkumpul bersama teman, hingga jalan-jalan ke luar negeri.
Segala rencana maupun acara yang akan di lakukan tersebut adalah wujud kebahagiaan seseorang dengan berakhirnya tahun 2012 dan datangnya tahun 2013. Itu merupakan hal yang wajar untuk di lakukan oleh setiap orang dalam mengekspresikan kebahagiaannya dalam menyambut tahun baru yang akan segera tiba. semuanya merupakan bentuk ekspresi diri yang telah membudaya dalam masyarakat kita dalam menyambut tahun baru.
Pemaknaan terhadap tahun baru bagi setiap orang pun berbeda-beda. Bagi anak-anak, tahun baru merupakan moment untuk meniup terompet dan bermain kembang api. Bagi orang yang kehilangan akal sehat, tahun baru merupakan waktu yang tepat untuk mabuk-mabukkan, teler-teleran sampai pagi. Bagi orang stres dan kurang kerjaan, tahun baru adalah waktu yang tepat untuk bertingkah aneh, hura-hura di jalanan. Namun berbeda jika dimaknai secara mental spiritual. Secara spiritual, perayaan tahun baru adalah hal yang biasa-biasa saja. Semua waktu adalah baik selama tetap berada pada jalur yang benar. Waktu memang harus selalu berganti.

Selain itu, tahun baru harus pula dimaknai dengan pemahaman dan penghayatan, sebagai berkurang dan bertambahnya usia. Bertambahnya usia, berarti bertambah kematangan dan kearifan. Diharapkan bertambahnya umur, semakin memacu semangat dan etos kerja untuk mengisi hidup dengan banyak berbuat kebaika. Di samping itu, pergantian tahun harus pula dimaknai bahwa Tuhan masih memberi kesempatan kepada kita untuk hidup. Maka sudah sepantasnya dipergunakan untuk meningkatkan partisipasi membangun niat dalam diri untuk menata kehidupan yang lebih baik lagi.
Akan tetapi hal yang dirasa paling penting dimaknai dalam menyambut tahun baru adalah melihat ke dalam diri kita sendiri (introspeksi diri). Hal ini dilakukan untuk mengetahui perjalanan hidup kita selama satu tahun yang akan segera dilalui, baik kesuksesan ataupun kegagalan. Kalau sukses yang telah kita raih, maka dapat ditingkatkan pada tahun mendatang. Sebaliknya, kalau gagal dan kurang berhasil dapat diketahui penyebab kegagalan, sehingga bisa diperbaiki pada tahun mendatang.
Hal yang tidak kalah pentingnya lagi dalam menyambut tahun baru adalah membuat sebuah konsep perjalanan hidup untuk tahun baru menuju kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya. Segala kebiasaan lama yang kurang membangun kedewasaan diri perlu ditinggalkan untuk membentuk kepribadian yang seutuhnya. Segala aktivitas yang dilakukan melalui suatu perencanaan akan berjalan membawa hasil yang sesuai dengan target perencanaan itu sendiri. Semoga kita lebih kritis dalam menilai kebiasaan-kebiasaan lama dengan suatu inovasi baru yang lahir dari dalam diri kita sendiri.

Wishing u SUNLIGHT in you're heart, SUCCESS in u’r path, ANSWERS to u’r prayers. HAPPINESS in u’r life..SMILE in u’r face.
No regret about the past…No fear about the future…
New hopes & dreams in 2013…Thankful to God for His blessings in 2013…


Yesterday is memory. Today is a gift. TOmmorow is a Hope. Let’s begin New Year 2013 with faith, love, peace and new hope.


finally...

Senin, 17 Desember 2012

Tidak Dalam Kejelasan

setahun yang lalu kau bilang rindu kepadaku..kau bilang rindu telah mengalir dalam penjuru dan sudut otakmu..setahun yang lalu juga engkau berucap begitu merindukanku..hingga aku tahu, kau mengucapnya masih penuh ragu..beranjak 7 bulan engkau masih merindukanku..selalu membuatku mampu terhimpit oleh rasaku..menyesakkan dada, begitu sangat membuatku terbelenggu..bagai berjalan dengan penuh ambigu..aku rasakan, banyak tumpahan yang tak dapat menyentuh hatiku..ku katakan padamu..aku bahkan tak mampu melepas angan-angan ini..semuanya penuh sesak dengan nafas hembusan dari nadi yang merintih..
ku sampaikan padamu..aku sungguh ingin benar melupakanmu..membiarkanmu hanyut dalam hanya banyangan yang semu..membiarkanmu bersama dia-mu yang tak pernah ku tau..
sekarang apakah kamu masih merindukanku.?? 
kejelasan itu tak pernah ku dapat..
aku benci di ombang ambing dalam rasa yang tak berpegang ini..
semua orang dapat membaca..semua orang dapat mengerti..semua orang bahkan dapat merasakan apa yang terjadi..tapi kamu..?? kamu bahkan tak mau peduli..tak acuhkan aku begini..tapi kamu bilang peduli..haruskah aku marah..??
aku tak mampu melakukannya..haruskan aku menuntut..Engkau bukan siapapun dalam hidupku..
Haruskah aku meminta..Aku bahkan telah sering melakukannya..Aku tak berani memintamu pergi dariku..tapi aku tak menginginkanmu terus menggangguku..kamu selalu membuatku tergantung..
iya kalo langsung mati, tak terasa..tapi, kalo aku gak mati gimana..sakit.. kamu pasti bisa merasakannya..

Aku ingin seseorang membawaku..agar rasa ini musnah tenggalam tak tersisa..agar semua tentangmu hangus begitu saja..agar semua yang ada dalam hatiku tergusur olehnya..
kamu terlalu Naif..kamu terlalu membiarkan aku..kamu membuatku semakin sakit..
ya.. kamu menyakitiku..
aku tak ingin kamu meninggalkanku..
tapi aku ingin melupakanmu..


miranda sari :)

Minggu, 16 Desember 2012

Entah (Sulit Dimengerti)



Aku sudah berjanji pada diriku sendiri agar tidak berharap terlalu banyak.

Tak peduli ia akan datang, tak peduli aku harus menunggu. Aku lebih suka menunggu, lebih elegan dan manis daripada hanya memendam dalam diam. Menunggu adalah pekerjaan, mungki karena biasanya dilakukan dalam diam sehingga pekerjaan menunggu sering dianggap pekerjaan tolol. Apakah bisa dianggap tolol jika seseorang menunggu untuk hal yang mulai ia sukai ? nampaknya tidak dan aku mempercayai itu. Aku disini, menunggu pria itu datang. Tak peduli dia akan mengingatku atau tidak. Tak peduli ia akan menghampiriku atau tidak. Tak peduli ia akan membawa wanita lain sambil merangkulnya atau dia datang seorang diri. Iya, meskipun tak ada perjanjian, namun rasanya lebih baik menunggu, daripada aku seorang diri dimeja belajarku sambil menulis. Menatap laptop yang bukan makhluk hidup. Aku melanggar janjiku, ternyata aku berharap banyak pada pria itu.


demi kamu dan demi kamu ....
Miranda sari :)

Jumat, 14 Desember 2012

Memendam

Sunyi mempertegas kebisuan, Kebisuan hati yang tak ingin terucapkan
Seakan terpenjara dalam perasaan, Yang aku sendiri tak tau mengapa terjadi


Cemburu mendera ku setiap waktu, Yang karena nya aku merasa tak berdaya,
Merasa terabaikan..
 
dan hanya menjadi sebatas bayangan, Yang tak bisa menghilang
Hati ini luka melihat siapa yang memiliki nya, Bahkan tak mampu lagi
Aku menitikkan air mata

Perih..
 
Tak bisa ku tunjukkan perasaan ku, Tiada berarti aku di buatnya
Walau terasa berat
Tapi itulah aku..
Terperangkap dalam kebodohan cinta, yang tak bisa ku perjuangkan
Kini kisah ku hanyalah sebuah ilusi, Yang hanya bisa ku pandangi
Tanpa bisa ku miliki…

 

nda | Creative Commons Attribution- Noncommercial License | Dandy Dandilion Designed by Simply Fabulous Blogger Templates